Aktivitas penambangan timah dan perubahan iklim dinilai berdampak cukup signifikan terhadap produksi lada di Bangka-Belitung, dengan berubahnya bentang alam dan fungsi lahan di propinsi ini. Namun untuk sebagian petani lada, tidak banyak pilihan melainkan terus berjuang menghidupkan kebun lada mereka.