• Halaman Muka
  • Artikel
  • Wilayah
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Maluku
    • Nusa Tenggara
    • Papua
    • Sumatera
    • Sulawesi
  • Tentang Kami
    • Hubungi
Discovery
MORE
Dark mode
Type size
Follow us
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • id
Skip to content
What are you looking for?
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • ID

Ekuatorial

Data. Maps. Storytelling.

What are you looking for?
  • Halaman Muka
  • Artikel
  • Wilayah
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Maluku
    • Nusa Tenggara
    • Papua
    • Sumatera
    • Sulawesi
  • Tentang Kami
    • Hubungi
Discovery

Author

Author

Fikri Kurniawan

Cara pandang negara terhadap lingkungan belum berubah, cenderung menempatkan pertumbuhan ekonomi di atas ekologi.
Posted inArtikel / Bencana alam

Abai dengan bencana, petugas negara tempatkan ekonomi di atas ekologi

Januari 6, 2026Januari 8, 2026

Cara pandang negara terhadap lingkungan belum berubah, cenderung menempatkan pertumbuhan ekonomi di atas ekologi.

Rehabilitasi vegetatif dan agroforestri tidak sekadar soal menanam pohon, tetapi tentang menata kembali lanskap alam
Posted inArtikel / Perhutanan Sosial

UGM desak rehabilitasi vegetatif dan agroforestri pada hulu DAS yang rusak

Januari 6, 2026Januari 8, 2026

Agroforestri tidak sekadar soal menanam pohon, tetapi tentang menata kembali lanskap alam

Pencabutan 22 izin PBPH pasca-banjir Sumatera dinilai langkah awal positif. Namun, Aliansi Kolibri mendesak evaluasi total demi mencegah bencana ekologis berulang.
Posted inArtikel / Bencana alam

YLBHI: negara tampil inkompetensi dan gagal menghadapi bencana di Sumatera

Januari 5, 2026Januari 5, 2026

Di tengah kondisi ekologis yang rapuh, negara justru gagal menghadirkan sistem tanggap darurat yang memadai.

Temuan tumbuhan endemik baru bukan hanya soal angka, para peneliti juga memberikan catatan konservasi yang serius.
Posted inArtikel / Keanekaragaman hayati

12 spesies tumbuhan endemik Indonesia berhasil diidentifikasi di tahun 2025

Januari 2, 2026Januari 3, 2026

Tumbuhan endemik itu terdiri atas 11 spesies dari famili Araceae dan satu spesies dari genus Syzygium (Myrtaceae).

Rehabilitasi mangrove berperan besar meminimalisir risiko bencana seperti tsunami, sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan pesisir.
Posted inArtikel / Laut dan maritim

Rehabilitasi mangrove di Patikang perkuat ekosistem laut pesisir Banten

Januari 2, 2026Januari 2, 2026

Rehabilitasi mangrove sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana seperti tsunami, sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan pesisir.

Angka kehilangan biodiversitas di Sumatera diproyeksikan mencapai sekitar 15 persen pada tahun 2050
Posted inArtikel / Keanekaragaman hayati

Sumatera di ujung krisis biodiversitas tertinggi di Indonesia 

Desember 31, 2025Desember 31, 2025

Angka kehilangan biodiversitas di Sumatera diproyeksikan mencapai sekitar 15 persen pada tahun 2050.

Posted inArtikel / Keberlanjutan

Marak bencana hidrometeorologi, momentum mendesak percepatan reforestasi

Desember 30, 2025Desember 30, 2025

Bencana yang terjadi di berbagai daerah bisa menjadi momentum penting untuk mendorong kebijakan dan tindakan nyata terkait pengelolaan hutan.

Penanganan Bencana hidrometeorologi harus dilakukan secara multidimensi. Sains iklim memberikan alat untuk deteksi dini dan perencanaan.
Posted inArtikel / Bencana alam

Bencana Sumatera ulah aktivitas ilegal, sains iklim harus dimanfaatkan maksimal

Desember 30, 2025Desember 31, 2025

Penanganan bencana harus dilakukan secara multidimensi. Sains iklim untuk deteksi dini dan perencanaan, penegakan hukum menjadi langkah preventif.

Para peneliti mengidentifikasi spesies baru burung elang-kuak (hawk-cuckoo) yang sebelumnya tidak pernah secara formal dikenali oleh ilmu pengetahuan.
Posted inArtikel / Keanekaragaman hayati

Spesies elang-kuak baru ditemukan berkat petunjuk suara

Desember 29, 2025Desember 29, 2025

Para peneliti mengidentifikasi spesies baru burung elang-kuak (hawk-cuckoo) yang sebelumnya tidak pernah secara formal dikenali oleh ilmu pengetahuan.

Bojonegoro pun menjadi "benteng terakhir" bagi anggrek larat hijau ini dengan populasi kritis sebanyak 215 individu
Posted inArtikel / Keanekaragaman hayati

Anggrek larat hijau, endemik Bojonegoro meniti jalan kepunahan

Desember 28, 2025Desember 28, 2025

Bojonegoro menjadi “benteng terakhir” bagi anggrek larat hijau ini dengan populasi kritis sebanyak 215 individu.

Paginasi pos

Newer posts 1 2 3 4 5 Older posts

Web development by

Hacklab /
Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram