Ongkos Mahal Kebakaran Hutan 2026 yang Dipupuk dan Terus Bertumbuh
Ongkos kerugian ekonomi dan biaya kesehatan akibat karhutla sepanjang Januari hingga Agustus 2026 berpotensi menembus Rp39,29 triliun hingga Rp123,1 triliun.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Ongkos kerugian ekonomi dan biaya kesehatan akibat karhutla sepanjang Januari hingga Agustus 2026 berpotensi menembus Rp39,29 triliun hingga Rp123,1 triliun.
Anomali cuaca ekstrem memaksa para petani memanen padi lebih awal dari seharusnya, demi menyelamatkan sisa-sisa tanaman sebelum benar-benar mati membusuk di lahan kering.
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB University mengembangkan sistem pemantauan kualitas udara dampak karhutla berbasis data satelit secara near-real time (NRT).
Menurut Greenpeace, penanganan dibakarnya hutan Kalimantan tidak bisa diselesaikan dengan janji-janji diplomasi manis, sementara asap sudah terlanjur membumbung tinggi. Harus ada komitmen hukum yang...
Di tengah ancaman hilangnya tutupan hijau dan kabut asap yang mencekik, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kini membidik 42 perusahaan di Sumatera dan Kalimantan. Tidak...
Tiga individu orangutan bernama Mamak Yuni, Pura, dan Yuni, terpaksa meninggalkan rumah di dalam hutan setelah kobaran api dan gelombang panas ekstrem menghancurkan ruang...
Terjadi lonjakan masif sebesar 15.067 titik panas (hotspot) di wilayah ekosistem gambut pada bulan Juli 2026. Jumlahnya melonjak drastis hingga 549 persen jika dibandingkan...
Data pemantauan kualitas udara Katadata (Databoks) mencatat, wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menduduki peringkat teratas sebagai daerah paling polusi di Indonesia, dengan Indeks Kualitas Udara...
Data hasil pemantauan menunjukkan, estimasi populasi orang utan sumatra kini berada di angka sekitar 11.694 individu. Jika dibandingkan dengan basis data tahun 2011 yang...
Memuat artikel...