Nelayan Sulit Makan, Air Sungai Siak Kian Menghitam karena Limbah
Berdasarkan data Indeks Kualitas Air (IKA) dari Dinas Lingkungan Hidup, Sungai Siak telah masuk dalam kategori tercemar sedang hingga berat.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Berdasarkan data Indeks Kualitas Air (IKA) dari Dinas Lingkungan Hidup, Sungai Siak telah masuk dalam kategori tercemar sedang hingga berat.
Meski potensi manfaatnya menjanjikan, rencana PLTN juga memunculkan kekhawatiran serius terutama soal dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Bencana di Jampang tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam. Aktivitas pertambangan penyebab rusakanya ekositem.
Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas), subspesies macan tutul paling langka di dunia dan satu-satunya kucing besar yang tersisa di Jawa,
Curah hujan ekstrem pemicu banjir bandang di kaki Gunung Slamet. Tapi kerusakan ekosistem jadi faktor yang memperburuk dampak hujan.
Kembalinya padi riun di Hutan Bengkulu menandai hidupnya kembali ritual-ritual adat yang sempat meredup masyarakat adat Sungai Lisai,
Tambang batu bara menjadi ancaman serius terhadap kelangsungan hidup gajah sumatera (Elephas Maximus Sumatranus)
Limbah panas bumi diubah menjadi nanosilika yang dapat menyuburkan tanaman dan membantu menghubungkan energi bersih dan keberlanjutan bagi pertanian.
Masyarakat Adat Byak memiliki aturan setiap rencana pembangunan harus melalui mekanisme adat dan persetujuan resmi dari pemilik hak ulayat.
Memuat artikel...