Kisah TPA Cikundul Sukabumi hari ini adalah peringatan keras bahwa metode “kumpul-angkut-buang” telah usang.
Category: WILAYAH
12 spesies tumbuhan endemik Indonesia berhasil diidentifikasi di tahun 2025
Tumbuhan endemik itu terdiri atas 11 spesies dari famili Araceae dan satu spesies dari genus Syzygium (Myrtaceae).
Jerit senyap Pesut Mahakam di tengah kepungan tongkang dan limbah tambang
Selain ancaman fisik dari tongkang, penyebab kematian Pesut Mahakam juga datang dari aktivitas manusia lainnya.
Rehabilitasi mangrove di Patikang perkuat ekosistem laut pesisir Banten
Rehabilitasi mangrove sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana seperti tsunami, sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan pesisir.
Pertobatan ekologis di kebun kopi tangguh iklim
Kebun kopi tangguh iklim bukan sekadar teknik pertanian. Ini jalan memulihkan martabat tanah dan kemandirian petani perempuan.
Sumatera di ujung krisis biodiversitas tertinggi di Indonesia
Angka kehilangan biodiversitas di Sumatera diproyeksikan mencapai sekitar 15 persen pada tahun 2050.
Marak bencana hidrometeorologi, momentum mendesak percepatan reforestasi
Bencana yang terjadi di berbagai daerah bisa menjadi momentum penting untuk mendorong kebijakan dan tindakan nyata terkait pengelolaan hutan.
Bencana Sumatera ulah aktivitas ilegal, sains iklim harus dimanfaatkan maksimal
Penanganan bencana harus dilakukan secara multidimensi. Sains iklim untuk deteksi dini dan perencanaan, penegakan hukum menjadi langkah preventif.
Spesies elang-kuak baru ditemukan berkat petunjuk suara
Para peneliti mengidentifikasi spesies baru burung elang-kuak (hawk-cuckoo) yang sebelumnya tidak pernah secara formal dikenali oleh ilmu pengetahuan.
Anggrek larat hijau, endemik Bojonegoro meniti jalan kepunahan
Bojonegoro menjadi “benteng terakhir” bagi anggrek larat hijau ini dengan populasi kritis sebanyak 215 individu.