Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Author: Florence Armein

Florence Armein is the Indonesia Content Coordinator for EJN's Asia-Pacific project where she manages Ekuatorial, a GeoJournalism site that uses geographic data and news stories to cover climate change in Indonesia. She joins EJN with over 10 years of experience in radio and television. At BeritaSatu Media Holdings, where she worked for five years, she managed a student publication, special media projects and established Indonesia’s first English news channel. Prior to her media work, Florence worked on development projects relating to judicial reform funded by MCC and USAID. Prior to joining EJN, Florence was working part-time as General Manager for Da Vinci Learning, a science and knowledge channel from Germany, and served as a Video Content Coordinator for the Indonesia Economic Forum and Indonesia Property Forum. Florence is based in Jakarta, Indonesia.
Desember 5, 2011

JEPANG NYATAKAN SIKAP SOAL KP DAN KOMITMEN KEDUA

Dutabesar Jepang untuk Masalah Lingkungan Global Masahiko Horie mengatakan, negaranya tidak bermaksud sama sekali mengabaikan Protokol Kyoto.  Tapi tidak sepakat dengan komitmen kedua untuk implementasi protokol itu. “Kami tidak ingin mengubur Protokol Kyoto,”kata Horie pada konvensi UNFCCC di Durban, Afrika Selatan. Tetapi, tambahnya, penolakan Jepang adalah pada komitmen kedua Protokol Kyoto. Sikap Jepang yang disampaikan Horie adalah perkembangan […]

Desember 5, 2011

CHINA USULKAN LEGALLY BINDING AGREEMENT

Negosiator China menyatakan, negaranya akan menerima kesepakatan mengikat dalam  UNFCCC, dengan beberapa syarat. Salah satu negosiator iklim dari China mengatakan, negaranya akan menerima legally binding agreement dengan syarat dilakukan setelah tahun 2020.  “Kami pikir, setelah 2020 kita bisa membahas legally binding agreement,” kata Xie Zhenhua, negosiator China itu. Xie  negosiator yang dikenal kawakan dalam negosiasi konvensi perubahan […]

Desember 2, 2011

CDM TERANCAM, SRI MULYANI BURU-BURU KE DURBAN

Berpangkat sebagai Direktur Pelaksana Grup Bank Dunia, Sri Mulyani Indrawati yang mantan Menteri Keuangan Indonesia, bakal nongol di pertemuan perubahan iklim dunia COP 17 UNFCCC di Durban, Afrika Selatan selama 2 hari. Di sana, Sri Mulyani akan semakin menegaskan minat Bank Dunia berkecimpung dalam investasi teknologi terbarukan, yang dalam Protokol Kyoto masuk grup CDM alias […]

Desember 2, 2011

CDM SEKARAT

Minggu pertama perundingan perubahan iklim dunia (COP 17 UNFCCC) di Durban, Afrika Selatan, tampaknya akan berakhir dengan pertarungan kubu negara maju lawan kubu negara berkembang lagi. Setelah perundingan kelompok kerja yang dilakukan tertutup, nasib teknologi rendah karbon atau CDM kini terancam. Uni Eropa pun mulai kelimpungan. Durban-Semuanya gara-gara kubu negara berkembang yang digawangi China, Brazil […]

November 30, 2011

ANCANG-ANCANG MASA DEPAN KYOTO

Pertemuan Perubahan Iklim Internasional (UNFCCC) di Durban, Afrika Selatan, membahas satu masalah besar: Protokol Kyoto sebagai satu-satunya perjanjian pengurangan emisi internasional yang diakui saat ini, akan kadaluarsa tahun depan.  Jadi, bagaimana kata dunia?Durban-Sudah 3 hari ini 15000 delegasi dari 194 negara-negara berkumpul membahas kelanjutan kesepakatan perubahan iklim dunia di COP 17 UNFCCC. Namun Ketua Negosiasi […]

November 28, 2011

FIGUERES: HARUS BERKOMITMEN PADA HASIL RIIL

SIEJ,Durban. Sekretaris Eksekutif UNFCCC dan Presiden COP/CMP Chistiana Figueres meminta para delegasi dalam PBB/COP17 di Durban, Afrika Selatan, agar fokus pada solusi yang riil. SIEJ, Durban-Dalam rangkaian pidato pembukaan United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC)/Conference on Parties ke-17 di Durban, Afrika Selatan, Sekretaris Esekutif UNFCC sekaligus Pesiden COP/CMP Christiana Figueres meminta para pihak agar berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan terkait perubahan […]

November 28, 2011

ANGIN PESIMISTIS DARI DURBAN

Tak banyak yang diharapkan dari konferensi perubahan iklim di Durban, Afrika Selatan. Indonesia, betatapun pesimistisnya, masih dapat berharap hasil positif. SIEJ, Jakarta- Direktur Program Energi dan Iklim WWF Indonesia Nyoman Iswarayoga menyatakan, para pihak yang hadir dalam konferensi perubahan iklim PBB di Durban, Afrika Selatan tak akan berharap banyak. Harapan yang terlalu tinggi, seperti lahirnya keputusan yang mengikat (legally binding agreement) sangat sulit direalisasikan. […]

November 22, 2011

WAPRES PUN KRITIK TREN PENGELOLAAN HUTAN

Asal tebang lalu tinggal, sudah bukan jamannya lagi. Tak peduli sumber daya alam apapun di bawah hutannya. Paling tidak itu yang tersirat dari pidato pembukaan Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono dalam Konggres Kehutanan Indonesia ke-5 di Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan, Jakarta.Jakarta- Pembukaan resmi Konggres Kehutanan Indonesia (KKI) di Kemhut kali ini menjadi tempat kritik Wapres […]

November 9, 2011

INDONESIA SAMPAIKAN LIMA ISU UTAMA COP17

SIEJ,Durban- Ketua Delegasi Indonesia pada COP17 Rachmat Witoelar menyampaikan lima isu utama yang seharusnya menjadi perhatian para pihak konferensi perubahan iklim PBB di Durban tahun ini. Menurut Rachmat yang mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Presiden COP15 di Bali, isu pertama dan paling utama adalah komitmen para pihak terhadap kebutuhan tahap kedua (second commitment) untuk Protokol Kyoto. […]

November 7, 2011

KESENJANGAN DANA IKLIM CAPAI 45 MILIAR DOLAR

SIEJ, Durban- Krisis Eropa telah memperlebar kesenjangan dana perubahan iklim yang saat ini 22,5 miliar dolar, menjadi  45 miliar dolar pada 2015. Apa artinya untuk program perubahan iklim? penelitian yang dilakukan konsultan Ernst & Young menunjukkan bahwa 10 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia, memperlihatkan lebarnya kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan dana untuk perubahan iklim mencapai 22 miliar Dolar, […]