Ekuatorial

Environmental News Syndication

GEDUNG PUTIH TOLAK PASANG PANEL SURYA

September 14, 2010

thumbnailJakarta – Permintaan kalangan aktivis untuk memasang panel surya di atap Gedung Putih ditolak mentah-mentah oleh para senator dalam parlemen. Menurut mereka, pemasangan panel surya tersebut tak akan secara drastis menyembuhkan masalah lingkungan saat ini. Namun para aktivis menyatakan, paling tidak hal tersebut bisa menjadi salah satu momen perhatian AS terhadap kondisi lingkungan saat ini.

Bill McKibben, pendiri LSM 350.org, yang memimpin aktivis untuk meminta pemasangan kembali panel surya di gedung putih, seperti jaman presiden Jimmy Carter dulu menyatakan kekecewaan pada keputusan parlemen tersebut.

Seperti yang diberitakan oleh Guardian, Selasa (14/9) ini, McKibben menjelaskan kalau alasan para senator yang menolak tersebut lantaran pemasangan panel surya itu tak akan memecahkan masalah utama perubahan iklim.

“Memang benar pemasangan panel surya tak akan memecahkan masalah utama perubahan iklim. Tapi secara politik, upaya tersebut akan terlihat sebagai sebuah momentum yang bagus,” papar McKibben.

Pada jaman Carter, Gedung Putih pernah dipasangi juga panel surya model lama dengan berat 55 kilogram dan panjang dua meter. Namun menurut anggota parlemen panel surya seperti itu sudah ketinggalan jaman.

Untuk alasan ketinggalan jaman itu, sebuah perusahaan di California Sungevity sudah berencana untuk menyumbangkan panel yang lebih modern. Namun tetap saja, niat pemasangan panel ditolak mentah-mentah.

“Mereka menolak pemasangan panel surya seperti  pada jaman Carter, dan memutuskan akan memilih alternatif lain yang lebih baik bagi gedung putih. Saya hanya katakan agar hal tersebut secepatnya dilakukan,” tambah McKibben.

Dalam uraian yang diberikan kepada Washington Post, pihak internal Gedung Putih memberikan pernyataan bahwa Presiden Obama telah memberikan kebijakan yang lebih luas mengenai solusi perubahan iklim. Termasuk didalamnya pengucuran dana sebesar US$ 80 juta untuk pengembangan baru generasi energi terbarukan, peningkatan kapasitas manufaktur untuk teknologi energi bersih, pengembangan teknologi bahan bakar dan mesin, serta pembangunan pembangkit listrik yang lebih besar, bagus, dan cerdas dan dapat menampung banyak tenaga kerja.

Sebelumnya pada masa Carter, panel surya pernah dipasang di atap Gedung Putih pada tahun 1979. Sebanyak 32 panel surya diapsang pada masa itu, dengan harapan dapat mengarahkan kebijakan parlemen untuk tidak terlalu banyak mengimpor minyak bumi. Tetapi panel surya tersebut kemudian dipindahkan pada tahun 1986, ketika presiden Ronald Reagan memerintah. Kemudian panel surya tersebut dipindahkan ke Unity College di Maine, untuk membangkitkan listrik kafetaria di sekolah tersebut, sampai pension tahun 2005 lalu. (sps)

 

Artikel terkait http://www.guardian.co.uk/environment/2010/sep/10/solar-panels-white-house

×

Find the location

Find

Result:

Latitude:
Longitude:

Perbesar:

Selesai geocoding

×

Kirim tulisan

Ingin berbagi tentang Indonesia? Mari berkontribusi dalam pemetaan ini dengan mengirimkan tulisan Anda. Bantu lebarkan pemahaman dunia tentang peranan global dari kawasan penting ini.

Cari lokasi dalam peta

Cari lokasi dalam peta