Pengesahan Revisi UU Minerba, langkah mundur bagi keadilan lingkungan
Proses kilat dan ugal-ugalan UU Minerba mencerminkan rakusnya kepentingan jangka pendek segelintir elit, mengabaikan bencana krisis iklim.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Proses kilat dan ugal-ugalan UU Minerba mencerminkan rakusnya kepentingan jangka pendek segelintir elit, mengabaikan bencana krisis iklim.
Tiga wilayah menjadi lokasi riset dampak PLTU pada kerusakan lingkungan, yakni Paiton, Pacitan, dan Cilacap.
Laporan Greenpeace MENA menunjukkan hanya 5% aset keuangan Islam dapat menghasilkan $400 miliar untuk energi terbarukan pada 2030.
Negara-negara maju Global North tidak seriusdalam mengatasi perubahan iklim dan membayar utang iklim mereka.
Dibutuhkan kolaborasi antara orang muda, pemerintah, dan masyarakat adat untuk melindungi lingkungan hidup di Papua.
Proyek sertifikasi kredit plastik dikritik para aktivis lingkungan di Indonesia dan masyarakat lokal. Salah satu proyek dikeluhkan di Bali.
AZWI menyerukan agar negara-negara mengambil langkah yang lebih ambisius dalam menghadapi pencemaran sampah plastik.
Sebagai negara kepulauan, dampak perubahan iklim di Indonesia dikhawatirkan lebih besar dibandingkan Australia yang terdampak cuaca terpanas.
Transisi energi erat kaitannya dengan krisis iklim yang terjadi saat ini. Isu ini mesti didekati dengan kritis .
Memuat artikel...