Peringatan Utang Lingkungan yang Diwariskan di Hari Lingkungan 2026
Indonesia menghadapi akumulasi krisis ekologis berupa lonjakan deforestasi, meluasnya konflik agraria, hingga bencana hidrometeorologi yang rutin menerjang.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Indonesia menghadapi akumulasi krisis ekologis berupa lonjakan deforestasi, meluasnya konflik agraria, hingga bencana hidrometeorologi yang rutin menerjang.
Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Tata Cara Perdagangan Karbon melalui Offset Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor Kehutanan, dinilai justru...
Pada Juni 2025 hingga Maret 2026, muka air Danau Toba menyusut sedalam 1,6 meter.
Pada akhir tahun 2023, pengamatan lapangan Puncak Jaya menunjukkan ketebalan es hanya tersisa sekitar 2 meter di beberapa titik pantau utama.
Ketika batas antara hutan dan wilayah manusia semakin kabur, hal itu menandakan rumah alami satwa tak lagi mampu menyediakan kebutuhan biologis paling dasar.
Destabilisasi ekosistem akibat perubahan iklim dan perubahan lingkungan seperti deforestasi, menjadi motor penggerak yang dapat membangunkan patogen mematikan ini dari masa tidurnya.
Kerusakan sistematis di Bengkulu sekarang sedang menuju kategori ekosida. Secara harfiah, ekosida bisa berarti penghancuran ekosistem secara masif oleh korporasi maupun negara.
Pemanasan permukaan Bumi oleh radiasi Matahari menyebabkan udara memuai, mengecilkan massa jenisnya, dan memicu gerakan naik atau konveksi.
Pemerintah sering menggaungkan janji iklim dan transisi energi, tapi alam justru menunjukkan batas kapasitasnya.
Memuat artikel...