Perjuangan Masyarakat Adat Kaltim Menyelamatkan Identitas di Tengah Pusaran Krisis Iklim
Memberikan ruang pada masyarakat adat bukan sekadar menyelamatkan masa lalu, melainkan untuk memastikan kita memiliki masa depan.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Memberikan ruang pada masyarakat adat bukan sekadar menyelamatkan masa lalu, melainkan untuk memastikan kita memiliki masa depan.
Deforestasi PT ESR picu kerusakan ekologis dan konflik masyarakat adat di koridor konservasi Kapuas Hulu
Wacana soal tambang di Kaltim selalu didominasi oleh konflik agraria, kerusakan masif, dan ketidakadilan ekonomi.
Energi dari PLTMH adalah hadiah dari sungai yang terus mengalir karena hutannya dijaga dengan cinta dan hormat.
Selain ancaman fisik dari tongkang, penyebab kematian Pesut Mahakam juga datang dari aktivitas manusia lainnya.
Para peneliti mengidentifikasi spesies baru burung elang-kuak (hawk-cuckoo) yang sebelumnya tidak pernah secara formal dikenali oleh ilmu pengetahuan.
Penghancuran kawasan resapan air di hulu hutan Kalimantan demi akumulasi modal telah mengirimkan bencana ke wilayah pesisir.
Konflik di Mayawana Persada telah berevolusi dari sekadar sengketa lahan menjadi ancaman serius terhadap kebebasan sipil.
Spesimen ikan ini ditemukan di sejumlah lokasi, termasuk Danau Wis, Danau Jempang, dan beberapa anak Sungai Mahakam.Â
Memuat artikel...