Meski banyak penelitian telah menunjukkan bahwa mangrove memberi sumbangan potensial terhadap pengurangan emisi karbon, Indonesia belum sepenuhnya siap melakukan sertifikasi karbon. Masalahnya, program mangrove yang ada saat ini belum memiliki kesatuan penghitungan. Asisten Deputi Pengendalian Kerusakan Lingkungan Pesisir dan Laut Kementrian Lingkungan Hidup Nursiwan Taqim menyebutkan, tiga tahun terakhir program sertifikasi mangrove yang dikenal dengan […]
Category: WILAYAH
Penguatan Masyarakat Pesisir Lemito untuk Konservasi Laut
Dulu, kerusakan lingkungan pesisir laut di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo memprihatinkan. Disana marak juga kegiatan penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Kini, akan dikembangkan program Indonesia Coral Reef Action Network disana yang memiliki komponen penguatan kelompok sumber daya masyarakat pelestari pesisir dan peningkatan ekonomi produktif melalui budidaya rumput laut. [Baca selengkapnya di Degorontalo]
Membangun Desa dengan Energi Alternatif
Desa Harapan Jaya di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, mengembangkan energi alternatif berupa biogas. Energi alternatif biogas itu dihasilkan dari kotoran sapi dan dapat meningkatkan perekonomian, pemanfaatan limbah, dan melatih masyarakat desa untuk hidup ramah lingkungan. [Baca selengkapnya di Gurindam12]
Sydney Morning Herald: Dibalik Janji Konservasi PaperOne, Deforestasi Sumatera Jalan Terus
Dalam situs webnya, PaperOne menampilkan foto hutan tropis dan pernyataan bahwa perusahaan kertas tersebut “ikut melindungi nilai-nilai konservasi”. Namun kenyataannya di Sumatera, gergaji listrik dan ekskavator terus bekerja membabat hutan tropis yang tumbuh di atas kawasan gambut untuk menyuplai pabrik bubur kertas perusahaan tersebut.
Malang Kehilangan 75% Terumbu Karang
Sekira 75% terumbu karang di Malang, Jawa Timur mengalami eksploitasi berlebihan dan pemboman oleh nelayan setempat. Terumbu karang yang berhasil disita aparat rencananya akan dijual kepada pedagang grosir di Bali. “Kami telah menangkap para pencuri karang, dan diajukan ke meja pengadilan,” kata Agung Revolusi Cahyanto, Kepala Divisi Sumber Daya Kelautan dan Pesisir Malang pada Minggu […]
Gunung Sangiang Api Status Siaga
Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Sangiang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada radius 1 km dan KRB II radius 5 km dari pusat kawah. Tremor terus belangsung, namun intensitas menurun. Status Siaga (level III). Wilayah yang terdampak radius 8 km di Kecamatan Wera terdiri dari tujuh desa. [Baca selengkapnya di Lombok News]
Ikan Pora-Pora Di Ambang Kepunahan
Ikan Pora-Pora, jenis ikan endemik yang terdapat di Danau Toba, Sumatera Utara saat ini berada di ambang kepunahan akibat eksploitasi besar-besaran. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), M. Dani menyatakan meningkatnya ancaman akan punahnya ikan ini bertambah karena nelayan tidak ada aturan dan batasan ukuran ikan yang boleh ditangkap. [Baca selengkapnya di Tempo]
Tak Peduli Aturan, PT Bososi Pratama Tetap Angkut Nikel
Moratorium sektor tambang yang dicanangkan pemerintah nampaknya tak diindahkan PT Bososi Pratama, salah satu perusahaan tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara. Perusahaan ini tetap beroperasi dengan mengantarpulaukan ore nikel ke luar sulawesi tenggara. Aktivitas PT Bososi Pratama ini tercium polisi yang langsung melakukan operasi lapangan. [Baca selengkapnya di Suara Kendari].
Gunung Sangiang di Bima Meletus
Gunung Sangiang di Sangiang Pulo, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat meletus pada Jumat (30/5) pukul 15.55 WITA. Ketinggian asap mencapai 3000 meter. Angin membawa asap ke barat hingga ke kota Bima yang berjarak 70 kilometer. Status dinyatakan waspada.
Jakarta Globe: Ekosistem Teluk Balikpapan Terancam
Tingginya laju sedimentasi di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, membuat ekosistem terumbu karang di perairan tersebut rusak. Adapun, sedimentasi dipicu penebangan hutan mangrove dan reklamasi lahan untuk kawasan industri dan pertanian.