Menjinakkan ledakan sampah elektronik Indonesia
Sampah elektronik di Indonesia diprediksi akan melonjak. Pada 2023 angka timbulan 2,1 juta ton, maka tahun 2030, jadi 4,4 juta ton.
Sampah elektronik di Indonesia diprediksi akan melonjak. Pada 2023 angka timbulan 2,1 juta ton, maka tahun 2030, jadi 4,4 juta ton.
Kampanye #SaveTessoNilo mencoba menarik perhatian yang mungkin lupa bahwa hilangnya Tesso Nilo adalah kehilangan bagi semua orang
Slow living di Kahayya dengan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dan teknik pemrosesan kopi yang lebih baik.
Tidak semua nikel Indonesia jadi baterai kendaraan listrik yang “hijau”. 70-80% nikel global diperuntukkan bagi industri stainless steel.
Gunung Gede Pangrango adalah menara air bagi Jawa Barat, Banten, dan Jakarta, kini berada di persimpangan jalan: tetap lestari atau hancur atas nama ambisi energi.
Dukung gerakan hijau dengan Bank Sampah Undana. Setor sampah terpilah untuk manfaat lingkungan dan ekonomi.
Tebet Eco Park memiliki potensi menjadi habitat berbagai jenis fauna burung serta amfibi dan reptil.
Penghancuran kawasan resapan air di hulu hutan Kalimantan demi akumulasi modal telah mengirimkan bencana ke wilayah pesisir.
Konflik di Mayawana Persada telah berevolusi dari sekadar sengketa lahan menjadi ancaman serius terhadap kebebasan sipil.
Memuat artikel...