Perubahan iklim bukan lagi sekadar cerita, dia sudah dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir Lombok. Walaupun tidak paham istilah tersebut, warga sudah merasakan dampaknya.
Menanam dari usia dini untuk investasi masa depan adalah pilihan hidup kebanyakan orang. Namun, ada yang menghabiskan separuh hidupnya untuk menanam, hanya untuk menyelamatkan eksistensi tanah leluhur.
Di Jawa Tengah, area seluas 4 hektare mengalami abrasi. Luas itu mencakupi 13 kabupaten/kota; sepertiga dari total kabupaten/kota di pusat Jawa. Peneliti mengatakan percepatan abrasi di sepanjang pesisir Jawa Tengah merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh Pembangunan infrastruktur, dan pemanasan global.
Intensitas penggalian pasir di Pantai Lampu Satu dan sekitarnya telah mengakibatkan terjadinya abrasi laut. Beberapa pihak kemudian menimpakan kesalahan ini pada masyarakat suku Mbuti, yang sudah sejak lama mendiami pesisir Merauke tersebut. This story also appeared in Tabloid Jubi [Baca selengkapnya di Tabloid Jubi]