Aksi massa menjadi bagian dari perjuangan untuk mempertahankan hak atas air dan keselamatan ribuan nyawa yang terancam oleh ambisi beton di jantung hutan.
Selama 20 tahun terakhir, puluhan sumber air di lereng Gunung Arjuna, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mati. Dari 41 sumber air, kini tersisa 11. Kerusakan kawasan hutan lindung Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo dinilai menjadi penyebab matinya sumber-sumber air tersebut.