Pengelola PLTU Jawa 7 mengklaim diri sebagai industri ramah lingkungan, tetapi kehidupan nelayan dan lingkungan sekitar terganggu limbah bahang dari PLTU tersebut.
Kapal pencuri ikan di Laut Natuna ada 50-100 unit setiap hari. Sedangkan kapal patroli Indonesia hanya belasan. Pengawasan selama ini tidak tertumpu di daerah pusat sebaran kapal asing pencuri ikan di Natuna Utara.