Berbekalkan perangkat sederhana, pemuda adat Mentawai belajar membangun konsep, menulis naskah, dan mengambil gambar, berbagi cerita tentang hidup dan lingkungan mereka.
Jurnalis adat Mentawai belajar tentang media visual untuk meliput kerusakan lingkungan. Selama tiga hari mereka diperkenalkan kepada dasar-dasar sinematografi, keterampilan mengedit, wawancara, dan mempertajam ide liputan.
Tinungglu atau ladang adalah tempat sumber pangan masyarakat adat Mentawai. Sebuah kearifan yang selama ini melindungi masyarakat Mentawai dari dampak krisis, bencana, dan pandemi.