Ekuatorial

Environmental News Syndication

Selancar Sebagai Solusi Pengelolaan dan Perlindungan Laut di Pulau Morotai
Belt and Road

Pemburu ombak cilik di perairan pulai Morotai, Maluku Utara. Sumber: Coast 2 Coast

Februari 08, 2019

Oleh Nicolas Landa Tami

Budaya berselancar sudah mengakar di Indonesia, baik sebagai daya tarik bagi wisatawan dan, di beberapa pulau, sebagai hobi lokal yang mapan. Tetapi apakah olahraga ekstrim ini dapat dimanfaatkan untuk konservasi?

Itulah pemikiran di balik upaya yang saat ini dilakukan di Morotai, sebuah pulau terpencil di Maluku Utara, Indonesia, untuk membangun cadangan selancar pertama di Indonesia. Inisiatif ini menggunakan selancar untuk menarik kesadaran akan perlunya konservasi dan pengelolaan laut. Dan ini dilihat sebagai cara inovatif untuk mengatasi perubahan iklim, polusi plastik yang meningkat, dan penangkapan ikan berlebihan serta dampak nya terhadap kekayaan laut Indonesia – yang sama-sama menjadi tempat bergantung penduduk pulau.

Nicholas Landa Tami bekerja dengan organisasi nirlaba Beyond the Surface International yang berpartisipasi dalam program audiovisual, Coast 2 Coast. Dia adalah bagian dari tim yang menghabiskan enam bulan di Morotai mengajar siswa lokal dalam kemitraan dengan A Liquid Future untuk bercerita tentang komunitas mereka melalui karya seni dan foto.

Penulisan untuk kisah ini didukung oleh Story Grants Asia-Pasifik 2018 dari Earth Journalism Network.

×

Find the location

Find

Result:

Latitude:
Longitude:

Perbesar:

Selesai geocoding

×

Kirim tulisan

Ingin berbagi tentang Indonesia? Mari berkontribusi dalam pemetaan ini dengan mengirimkan tulisan Anda. Bantu lebarkan pemahaman dunia tentang peranan global dari kawasan penting ini.

Cari lokasi dalam peta

Cari lokasi dalam peta