htiJakarta, EnergiToday.com — Tim MRV (Measurement, Reporting dan Verification) dari Kementrian Kehutanan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menemukan bahwa implementasi ekohidro mampu mampu mengurangi risiko kebakaran hutan sehingga memperkecil emisi karbon.

Temuan ini berdasarkan hasil verifikasi Tim MRV di pengembangan ekohidro di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Penggunaan metode ini juga memiliki dampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Teknologi ini juga bermanfaat untuk meminimalisir penurunan gambut (subsidensi),  meningkatkan produktivitas lahan dan memperbaiki pengelolaan kawasan secara berkelanjutan,” ujar Sekertaris Tim MRV, Basuki Sumawita, Senin (2/9) seperti yang dikutip dari Republika. Manfaat lain adalah menjaga ketinggian air secara optimal, baik di kawasan hutan tanaman Akasia (bahan baku pulp and paper), tanaman kehidupan karet dan kawasan konservasi.

Program MRV ini juga didukung oleh Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) dan Himpunan Gambut Indonesia (HGI). Dari diskusi dengan kedua himpunan ini, dihasilkan beberapa rekomendasi untuk perbaikan implementasi ekohidro antara lain adalah penerapan remote sensing agar proses pengukuran dapat lebih akurat. Hasil kolaborasi teknologi ini akan ditindaklanjuti dalam forum internasional bulan Oktober mendatang. (Nimas/REP)

EnergiToday.com adalah anggota sindikasi berita lingkungan Ekuatorial.com

There are no comments yet. Leave a comment!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.