200 hektar lahan di NTB rusak akibat aktifitas tambang tipe C. Hal ini terungkap dari hasil riset tentang dampak pertmbangan yang dilakukan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS).
Baca Selengkapnya di Tempo
Use arrow keys to navigate menu items

200 hektar lahan di NTB rusak akibat aktifitas tambang tipe C. Hal ini terungkap dari hasil riset tentang dampak pertmbangan yang dilakukan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS).
Baca Selengkapnya di Tempo
Artikel menarik lainnya yang mungkin Anda suka

Data menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, dengan 3,2 juta...

Universitas Muhammadiyah Kupang melepas 10 mahasiswa guna mengikuti Program PMM 2023, berbekal Modul Nusantara. Mereka...
