Asa mantan perambah mewariskan nilai-nilai Bukit Cogong (3)
Pelestarian lanskap hutan Bukit Cogong, Gatan, dan Botak masih menghadapi tantangan. Setelah mendapatkan akses kelola hutan, masyarakat perlu menguatkan program pemberdayaan.
Use arrow keys to navigate menu items
Arsip penulis
Tasmalinda is a journalist based in Palembang, South Sumatra. She is currently working as an editor at Suara.com, a news website. Living in a culturally rich city of Palembang makes her loves to write about culture and history. She also covers environment, lifestyle and urban community issues. Tasmalinda is an active member of SIEJ and AJI Palembang. Now, she is still completing a book containing selection of writings during her 10 years tenure as a journalist.
Pelestarian lanskap hutan Bukit Cogong, Gatan, dan Botak masih menghadapi tantangan. Setelah mendapatkan akses kelola hutan, masyarakat perlu menguatkan program pemberdayaan.
Para mantan perambah hutan lindung Bukit Cogong kini berupaya melestarikannya dengan mengembangkan skema produksi hasil hutan bukan kayu dan ekowisata melalui sistem perhutanan sosial.
Sempat ikut merambah hutan Bukit Cogong, Nibuansyah kini berbalik menjadi koordinator penyelamatan hutan yang kaya tanaman kayu tembesu tersebut.