Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Kategori: Maluku

707 artikel
Juni 23, 2014

Tambang Emas Gunung Botak Maluku Ditutup

Aktivitas penambangan emas di kawasan Gunung Botak, Pulau Buru selain merusak lingkungan juga telah memicu terjadinya pertikaian antar warga daerah tersebut. Apalagi, berdasarkan tim bentukan Pemprov Maluku dan pusat studi lingkungan (PSL) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon merekomendasikan bahwa kawasan tertentu sekitar Gunung Botak tercemar karena penggunaan merkuri untuk penambangan emas. Untuk menjaga keamanan lingkungan, Badan […]

Juni 20, 2014

Nelayan Bajo Terpuruk karena Sedimentasi Bekas Tambang

Nelayan di Desa Tambea dan Hakatutobu yang dominan dihuni oleh Suku Bajo di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara kini mengalami kesulitan. Lahan bekas tambang perusahaan-perusahaan nikel yang telah berhenti beroperasi di pesisir Pomalaa ditinggalkan begitu saja. Sedimentasi lumpur merah yang berasal dari aktivitas tambang menyebabkan nelayan tak bisa mendapatkan ikan di perairannya. Baca selengkpanya di […]

Juni 19, 2014

Padi 2.132 Hektare Terancam Kekeringan di Lombok dan Sumbawa

Saat ini, kekeringan sudah melanda sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di wilayah selatan Pulau Lombok, yakni daerah Pemongkong dan Jerowaru di Lombok Timur. Selain itu, terdapat 2.132 hektare padi terancam di Lombok Tengah, Maronge, Moyo Utara, Batu Lanteh, dan Moyo Hilir di Kabupaten Sumbawa. Hal ini diduga merupakan dampak dari terjadinya badai El […]

Juni 18, 2014

Longsor di Bogor, 6 Warga Tewas 5 Rumah Tertimbun

Hujan deras yang terjadi sejak Senin (16/6) pukul 21.00 Wib hingga pagi hari menyebabkan tanah longsor di Kampung Neglasari, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Akibat musibah tersebut, 6 orang dinyatakan tewas, dan 5 rumah tertimbun longsor. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya mengatakan, longsor […]

Juni 17, 2014

Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di Lombok Timur

Wildlife Conservation Society – Indonesia Program (WCS IP) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, melakukan identifikasi dan inventarisasi kondisi pengelolaan kawasan konservasi perairan di Lotim. Koordinator program lombok – WCS IP, Tasrif Kartawijaya mengatakan potensi perikanan dan pariwisata patut dikembangkan dengan prinsip pelestarian, perlindungan, dan pemanfaatan berkelanjutan. This story also appeared in […]

Juni 17, 2014

Pemerintah Diminta Jelaskan Kondisi Hutan Papua

Pemerintah Provinsi Papua diminta untuk menjelaskan status hutan Papua kepada publik. “Ketika Barnabas Suebu menjabat sebagai gubernur ia mendedikasikan 90 persen hutan Papua untuk mitigasi perubahan iklim, namun sayangnya illegal logging terus terjadi,” ujar Direktur Resource Management Development (RMD) Institute, Robert Mandosir di Jayapura Senin (16/6). This story also appeared in Tabloid Jubi Baca selengkapnya […]

Juni 16, 2014

Sebanyak 73 Persen Sungai di Indonesia Tercemar

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan pencemaran air di Indonesia terbilang tinggi. Dari 53 sungai di Indonesia, sebesar 73 persen di antaranya telah tercemar. “Kebanyakan pencemarannya oleh bahan organik dan sebelas sungai yang terdapat kandungan aluminium di sana.” Baca selengkapnya di Tempo.

Juni 16, 2014

Spesies Burung di Gunung Merapi Bertambah Pascaerupsi

Keragaman jenis burung yang menghuni Gunung Merapi bertambah pascaerupsi 2010. Koordinator Pengendali Taman Nasional Gunung Merapi, Asep Nia Kurnia mengatakan bahwa data terakhir menunjukkan bahwa jumlah spesies yang hidup di lereng gunung api tersebut mencapai 164 jenis. Sebelumnya, terdata hanya ada 154 jenis.

Juni 14, 2014

ProFauna Ungkap Pembantaian Beruang Madu di Berau

LSM konservasi satwa liar Pro-Fauna (Protection of Forest and Fauna Indonesia) mengungkap dan melaporkan pembantaian beruang madu (Helarctos malayanus) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pembantaian satwa dilindungi itu terungkap lewat foto yang diunggah ke akun media sosial Facebook milik satu dari empat orang yang terlihat dalam foto tersebut. Baca selengkapnya di Tempo.

Memuat artikel...

Memuat artikel...