Mengapa Masa Depan Bumi Dipertaruhkan di Tanah Papua?
Melindungi Tanah Papua bukan sekadar pilihan sukarela, melainkan kewajiban mutlak jika Indonesia—dan dunia—ingin tetap memiliki masa depan.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Melindungi Tanah Papua bukan sekadar pilihan sukarela, melainkan kewajiban mutlak jika Indonesia—dan dunia—ingin tetap memiliki masa depan.
Pada Minggu, 5 Juli 2026, jajaran perwira tinggi TNI bersama perwakilan PT Pindad secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan...
Sedikitnya 1.310 titik panas di kawasan PSN hanya dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun 2026.
Luas lahan yang direncanakan setara lebih dari lima kali luas wilayah DKI Jakarta, sekaligus menambah daftar ekspansi sawit skala besar dengan dalih proyek strategis...
Kepunahan es di Puncak Jaya bukan lagi sebuah kemungkinan, melainkan sebuah kepastian sejarah yang sedang berlangsung jika tidak ada perubahan radikal dalam penurunan emisi...
Nusantara Atlas mencatat, ekosistem yang sebelumnya relatif utuh terdiri dari mosaik hutan rawa, padang rumput alami, savana berhutan, hingga hutan hujan primer, sekarang berada...
Agrivoltaics rekayasa tata ruang yang mengawinkan pembangkit listrik tenaga surya dengan aktivitas pertanian dalam satu ekosistem.
Tim pemantau mendeteksi enam titik bukaan lahan kebun baru yang digarap secara berpindah-pindah. Lahan-lahan liar itu dibuka pada ketinggian 100 hingga 400 meter di...
Kehadiran alat-alat berat itu diduga kuat sebagai bagian dari rencana pembukaan hutan skala besar, dengan luas sekitar 90.000 hektar yang melewati wilayah adat Imekko.
Memuat artikel...