Siapa Paling Untung dari Megaproyek Baterai EV Indonesia?
Ironi megaproyek baterai EV Indonesia, di mana derasnya investasi asing industri nikel justru mengancam ruang hidup masyarakat lokal.
Ironi megaproyek baterai EV Indonesia, di mana derasnya investasi asing industri nikel justru mengancam ruang hidup masyarakat lokal.
Masa depan Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada kualitas dan ketahanan sebagai sumber kehidupan.
Aksi massa menjadi bagian dari perjuangan untuk mempertahankan hak atas air dan keselamatan ribuan nyawa yang terancam oleh ambisi beton di jantung hutan.
Pemanasan permukaan Bumi oleh radiasi Matahari menyebabkan udara memuai, mengecilkan massa jenisnya, dan memicu gerakan naik atau konveksi.
Perjalanan inisiasi ini masih panjang. Tanpa pengawalan yang ketat dari elemen masyarakat sipil dan akademisi, dikhawatirkan regulasi ini hanya akan menjadi formalitas administratif tanpa menyentuh akar persoalan agraria.
Kehadiran militer yang permanen di Papua menciptakan apa yang disebut oleh peneliti sebagai militerisasi ruang hidup.
Indonesia sebagai pengimpor minyak neto menghadapi ancaman langsung terhadap ketahanan fiskal negara.
Kriminalisasi sebelas warga adat Maba Sangaji adalah praktik SLAPP untuk membungkam resistensi masyarakat atas perusakan hutan dan pencemaran sungai oleh perusahaan nikel.
Air bersih harus dipandang bukan sebagai kemewahan, melainkan hak asasi yang menjadi pintu masuk bagi kesetaraan gender.
Pemerintah daerah seringkali kekurangan otoritas dan kapasitas teknis untuk mendanai inisiatif rendah karbon secara mandiri. Hal ini menciptakan disinsentif karena daerah lebih memilih sektor ekstraktif untuk mengejar target pendapatan daerah.