Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Author: Florence Armein

Florence Armein is the Indonesia Content Coordinator for EJN's Asia-Pacific project where she manages Ekuatorial, a GeoJournalism site that uses geographic data and news stories to cover climate change in Indonesia. She joins EJN with over 10 years of experience in radio and television. At BeritaSatu Media Holdings, where she worked for five years, she managed a student publication, special media projects and established Indonesia’s first English news channel. Prior to her media work, Florence worked on development projects relating to judicial reform funded by MCC and USAID. Prior to joining EJN, Florence was working part-time as General Manager for Da Vinci Learning, a science and knowledge channel from Germany, and served as a Video Content Coordinator for the Indonesia Economic Forum and Indonesia Property Forum. Florence is based in Jakarta, Indonesia.
Juli 13, 2020

Masalah Limbah di Tengah Wabah

Selain virus Covid-19, limbah medis juga menjadi ancaman di masa pandemi ini. Limbah medis terus bertambah sementara pengelolaannya masih banyak menghadapi masalah.

Juli 10, 2020

Mengembalikan Kejayaan Lumbung Jagung Selama Masa Pandemi

Merebaknya pandemi Covid-19 sejak bulan Maret 2020, telah perlahan-lahan mengikis perekonomian masyarakat pada umumnya. Namun, bagi petani jagung lingkungan Papring, Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, lumbung jagung mampu meredam dampak buruk wabah ini pada kehidupan mereka.

Juni 19, 2020

Masyarakat Adat Batin Sembilan: Kami Tidak Anti Sawit

Masyarakat Batin Sembilan dan areal restorasi ekosistem Hutan Harapan di Jambi, membutuhkan hutan untuk kebutuhan hidup mereka, dan sebaliknya hutan pun perlu dijaga oleh masyarakat dan pengelola kawasan, agar tidak kembali gersang seperti pada masa lalu, ketika pembalakan liar marak terjadi.

Juni 15, 2020

Cerita Foto: Merawat Tradisi Pangan Lokal di Lereng Kendeng

Masyarakat adat Samin di lereng Pegunungan Kendeng, tidak hanya bergulat mempertahankan produksi pangan di saat pandemi virus Corona. Mereka juga dihadapi ancaman hilangnya sumber air dan ekosistem disekitar mereka oleh penambangan batu kapur dan pembangunan pabrik semen.