Yang tak boleh dilupakan dari tsunami Aceh
Tepat 19 tahun lalu tsunami Aceh menyebabkan bencana mahadahsyat. Mitigasi bencana penting untuk mengurangi risiko bencana di masa datang.
Tepat 19 tahun lalu tsunami Aceh menyebabkan bencana mahadahsyat. Mitigasi bencana penting untuk mengurangi risiko bencana di masa datang.
Selat Sunda dilanda bencana tsunami yang dipicu oleh erupsi Gunung Api Anak Krakatau. Sebelumnya, tsunami Aceh melanda,
Diskar PB Kota Bandung telah mempersiapkan langkah-langkah penanggulangan bencana musim hujan. Diperlukan antisipasi sejak dini untuk menghindari bencana banjir dan longsor.
Bajak dan Salama adalah dua desa di Kabupaten Manggarai. Lagi-lagi, banjir dan longsor jadi momok di kawasan ini. Namun, keduanya menorehkan kisah berbeda dalam mitigasi bencana.
Demi mengurangi risiko bencana karena kerentanan hidup di daerah aliran sungai (DAS), warga Kelurahan Mata Air dan relawan SIBAT yang didukung perangkat desa bersama-sama menggiatkan kembali penanaman pohon.
Flores yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu pulau indah di bentang Nusantara. Eksotisme pulau yang sebagian besar daratannya berupa pegunungan ini bak keping surga yang terserak di Bumi. Sayang, ancaman petaka yang mengintai kerap tak disadari warga.
Banjir berulang kali merendam Kota Padang, Sumatera Barat. Masyarakat, terutama masyarakat miskin kota, terkena dampak menahun. Dalam 10 tahun terakhir BMKG mencatat curah hujan ekstrem cenderung meningkat. Dampak perubahan iklim nyata di daerah pesisir seperti Kota Padang.
Hampir semua kasus bencana alam yang terjadi disebabkan manajemen tata ruang yang tidak baik. Indonesia perlu refleksi atas penggunaan lahan, jenis pengguna, pola ruang, dan proses izin, dan kembali membangun dengan prinsip melindungi dan mensejahterakan rakyat.
Sebelum 2 Juni 2019, tidak ada yang berbeda dari Desa Tapuwatu di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Namun, semua berubah sejak banjir bandang setinggi 3 meter menerjang wilayah itu. Lokasi desa masih masuk di peta kabupaten, namun 80 unit rumah yang berada pinggir sungai, lenyap tak berbekas hingga hari ini.
Memuat artikel...