Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Kategori: Jawa

1 artikel
Desember 5, 2014

BKSDA Kesulitan Ungkap Kematian Gajah di Aceh Jaya

Menurutnya, sampai saat ini BKSDA bekerjasama dengan kepolisian masih kesulitan untuk mengungkap kasus kematian gajah berusia 12 tahun tersebut. This story also appeared in Atjeh Post KEPALA Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Genman Suhefti Hasibuan, mengatakan kasus kematian gajah di pedalaman Aceh Jaya sudah dilimpahkan ke aparat keamanan. “Kasus ini sudah kita limpahkan […]

Desember 5, 2014

Penyerap Air dari Lempung Atasi Krisis Air Bersih

Solo, Ekuatorial โ€“ Pada tahun 2020 nanti, Indonesia diperkirakan akan mengalami krisis air bersih. Tak hanya Indonesia saja, bahkan dunia ini pun akan mengalami kesulitan yang sama. Untuk mengantisipasi hal tersebut, berbagai penelitian dilakukan untuk bisa meningkatkan keberadaan air bersih. Tujuannya agar air bersih jangan sampai terbukti menghilang. Pranoto, peneliti sekaligus dosen di Fakultas Matematika […]

Desember 5, 2014

MenLH-Hut Diminta Prioritaskan Rehabilitasi Hutan

Ekuatorial, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya diminta untuk memberikan prioritas pada upaya rehabilitasi hutan dan lahan. Togu Manurung, Ketua Perkumpulan Forest Watch Indonesia (FWI) mengatakan, program rehabilitasi perlu dijadikan prioritas karena kerusakan hutan Indonesia sangat masif. โ€œKerusakan hutan di Indonesia sangat besar. Hutan kita sudah babak belur,โ€ ujarnya dalam acara Penggabungan […]

Desember 5, 2014

Investasi GCF Jepang di Indonesia Dikecam

Ekuatorial, Lima – Memasukkan pendanaan untuk pembangkit listrik bertenaga batubara ke dalam skema Green Climate Fund (GCF), Jepang menuai kecaman pedas. Rupanya Jepang secara diam-diam telah menyampaikan proposal kepada Green Climate Fund yang memuat komitmen pendanaan iklim (climate finance) kepada lembaga itu sebesar sekitar US$ 1 miliar sejak tahun 2009. Masalahnya, komitmen itu terdiri dari […]

Desember 4, 2014

Penambangan Galian C Gerogoti Gunung Lokon

Tomohon, Ekuatorial โ€“ Penambangan tipe galian C diklaim terus mengancam kelestarian alam di kaki gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (4/12), puluhan perusahaan tambang beroperasi menggerogoti kaki gunung vulknik berketinggian 1.580 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut, untuk mengeruk material seperti pasir dan batu. Salah satu perusahaan seperti PT Central […]

Desember 4, 2014

Pasar Karbon Bilateral Memberikan Optimisme

Ekuatorial, Lima – Jepang menawarkan Joint Crediting Mechanism sebagai alternatif mekanisme pembangunan bersih. Lebih sederhana, lebih cepat, tetapi tingkat investasinya masih dikeluhkan perusahaan. Pada konferensi iklim COP20 di Lima, Peru, Badan Kerjasama Internasional Jepang atau JICA memperkenalkan kembali Joint Crediting Mechanism (JCM)/ Bilateral Offset Credit Mechanism (BOCM), sebagai pasar karbon alternatif selain mekanisme pembangunan bersih […]

Desember 3, 2014

Energi Panas Bumi Lampung Mulai Dimanfaatkan

Bandarlampung, Ekuatorial โ€“ Energi panas bumi atau geothermal yang tersimpan di Gunung Rajabasa, Lampung Selatan kini mulai dimanfaatkan. PT Supreme Energy yang mendapatkan izin kelola dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dikabarkan telah menggunakan 15 hektare (ha) luas kawasan izin tersebut, untuk lokasi proyek penambangan. Site Support Manager PT Supreme Energy, Frangky Tungka mengatakan perusahaan […]

Desember 3, 2014

Sembilan Perusahaan Dapat Predikat Emas Proper

Jakarta, Ekuatorial โ€“ Sembilan perusahaan mendapatkan predikat emas Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper), yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (2/12). Sayangnya perusahaan-perusahaan berpredikat hitam tidak diumumkan dalam malam anugerah tersebut. โ€œTahun ini ada sembilan perusahaan yang menerima kategori emas,โ€ ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya di Manggala Wanabakti, Jakarta. Ia menjelaskan, tingkat […]

Desember 3, 2014

Kerentanan Iklim Indonesia Belum Mengkhawatirkan

Lima, Ekuatorial – Tingkat kerentanan Indonesia terhadap perubahan iklim belum terlalu mengkhawatirkan, karena berada pada urutan ke-63 dari 179 negara, selama pengukuran dalam periode tahun 1994-2013. Peringkat itu merupakan hasil penyusunan Germanwatch, yang disampakan dalam Global Climate Risk Index (GCRI) 2014 dan diluncurkan di Lima, Peru, pada Selasa (2/12). Indeks GCRI juga memberikan informasi lebih […]

Memuat artikel...

Memuat artikel...