Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Kategori: WILAYAH

2 artikel
April 3, 2014

Pesta Selebrasi yang Salah Mengirim Pesan

Menakjubkan rasanya melihat lokasi-lokasi penting dunia, tiba-tiba mematikan lampu secara bersamaan, Jumat (28/3) lalu. Aksi tersebut merupakan tanda nyata dari upaya mengurangi beban dunia melalui energi yang digunakan.  Peneliti politik dari Swedia, Bjorn Lomborg, menyatakan kegiatan mematikan lampu (earth hour) hanya menjadi solusi kecil dari masalah besar sebenarnya dari pemanasan global. Selain itu, kegiatan tersebut […]

April 3, 2014

Sebelas Provinsi Sepakati Laksanakan REDD+

Jakarta, Ekuatorial – Sebelas provinsi terpilih melakukan konsultasi dan konsolidasi penerapan program REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and forest Degradation) di kantor operasinal Badan Pelaksana (BP) REDD+, Jakarta, 2-3 April. Kesebelas provinsi mitra BP REDD+ tersebut adalah Aceh, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua dan Papua […]

April 2, 2014

Hak Keadilan Tetap Rendah pada Agenda Kebijakan REDD+

Pejabat pemerintahan di negara-negara berkembang yang kaya akan hutan lebih peduli tentang bangsa mereka diperlakukan secara adil dalam negosiasi internasional tentang REDD + daripada tentang keadilan dalam wilayah mereka sendiri. Hal itu merupakan hasil analisis media wacana publik tentang REDD+ yang terkini. Kegagalan pejabat untuk mengatasi masalah yang melemahkan keadilan, atau ekuitas, dalam suatu negara […]

April 2, 2014

Warga Paliyan Tolak Pembangunan Bandara

Belasan warga Paliyan, Temon, Kulonprogo, Yogyakarta yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) menggalang dukungan untuk menolak rencana pembangunan bandara baru di Kulonprogo. Rencana mega proyek itu dinilai meresahkan warga karena terancam kehilangan lahan pertanian. This story also appeared in Kabar Kota [Baca selengkpanya di Kabar Kota]

April 1, 2014

Taman Wisata Alam Gili Matra, Potensi dan Masalahnya

This story also appeared in Lombok News Keindahan perairan Gili Trawangan kian memikat wisatawan domestik dan mancanegara. Pekan terakhir Februari 2014 lalu, Gili Trawangan dinyatakan sebagai pulau wisata ke-5 terbaik di Asia oleh komunitas global TripAdvisor pada acara Travellers’ Choice Island Awards.  Namun disisi lain, kedatangan wisatawan ke tempat ini memunculkan permasalahan baru, mulai dari […]

Maret 30, 2014

Hiu Paus, Ikan Terbesar Minim Informasi

Menjadi ikan laut terbesar di Bumi, hiu paus meninggalkan banyak misteri untuk dipelajari di masa depan. Perairan Indonesia pun menjadi habitat penting untuk hal tersebut. Hiu paus adalah ikan yang dapat dijumpai di perairan tropis-subtropis. Tubuhnya berwarna abu-abu bertotol putih dan dapat tumbuh hingga 20 m. Ikan ini memakan plankton, krill, dan nekton kecil dengan […]

Maret 29, 2014

Nyepi, Tradisi Konservasi Berusia 2000 Tahun

Selain Earth Hour yang dikenal dunia, orang Bali ternyata punya tradisi konservasi energi melalui Hari Raya Nyepi sejak 1000 tahun lalu. Kini mereka juga punya Nyepi Segara untuk memulihkan kualitas sumberdaya laut dan pesisir. Di penghujung Maret ini, dunia akan merayakan indahnya konservasi.  Acara hemat energi versi WWF yakni Earth Hour  digelar pada malam tanggal 29 […]

Maret 28, 2014

Sekeluarga Owa Jawa Dilepasliarkan di Gunung Puntang

Ibu Bom-bom, Bapak Jowo, Yani, dan Yudi adalah anggota keluarga yang dilepasliarkan di Gunung Puntang, Bandung, Jawa Barat (27/3). Merekalah keluarga Owa Jawa (Hylobates moloch), primata endemik Pulau Jawa yang kini berstatus genting (endangered species) dalam Daftar Merah IUCN, artinya memiliki tingkat ancaman kepunahan yang tinggi. Satu keluarga tersebut dilepasliarkan pada aksi konservasi yang digelar […]

Maret 25, 2014

Perkebunan Sawit Merusak Keanekaragaman Hayati

Penelitian ilmiah terbaru mengungkapkan fakta bahwa perkebunan sawit yang didirikan pada hutan primer atau sekunder adalah habitat yang tidak cocok untuk sebagian besar spesies asli yang tinggal di hutan. Ahli Ekologi Hutan Tropis CIFOR, Sini Savilaakso mengungkapkan bahwa perluasan perkebunan kelapa sawit telah membawa dampak negatif terhadap hutan, seperti deforestasi dan menghancurkan habitat alami. [Baca […]

Memuat artikel...

Memuat artikel...