Merusak alam menghilangkan peradaban Sumatera Selatan
Kabut asap berdampak pada kesehatan, perekonomian, dan mengancam warisan budaya yang ada di Desa Bangsal di Sumatera Selatan.
Kabut asap berdampak pada kesehatan, perekonomian, dan mengancam warisan budaya yang ada di Desa Bangsal di Sumatera Selatan.
Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan selama kemarau ini, yaitu dengan menjaga sumber mata air bersih, tidak merusak hutan/cagar alam.
Menyala UI merupakan program pemeriksaan kesehatan untuk warga Desa Adat Geriana Kauh. Mengajarkan warga desa adat pola hidup sehat.
Babak baru perjuangan untuk merdeka dari asap karena kebakaran hutan, 12 orang warga Sumatera Selatan menuju pengadilan untuk menggugatan.
Tim ekspedisi menyusuri tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Banggai Laut.
Ketegangan geopolitik, perubahan iklim, serta pemanasan global memicu kerawanan pangan dan berdampak pada sektor pertanian.
Melalui pasar zero waste masyarakat diharapkan bisa berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah plastik sekali pakai.
Walhi Papua dan Lepemawi mendampingi masyarakat terdampak kelapa sawit di Kiyura dan Iwaka. Perkebunan kelapa sawit merusak lingkungan.
Buku berjudul Hope and Help for The Breast Cancer Journey diharapkan bisa memberikan motivasi bagi pasien maupun penyintas kanker payudara.
Mikroplastik ini berada di air laut dan air tawar. Riset Gita Pertiwi membeberkan fakta bahwa jajanan sekolah mengandung mikroplastik.