Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Author: Florence Armein

Florence Armein is the Indonesia Content Coordinator for EJN's Asia-Pacific project where she manages Ekuatorial, a GeoJournalism site that uses geographic data and news stories to cover climate change in Indonesia. She joins EJN with over 10 years of experience in radio and television. At BeritaSatu Media Holdings, where she worked for five years, she managed a student publication, special media projects and established Indonesia’s first English news channel. Prior to her media work, Florence worked on development projects relating to judicial reform funded by MCC and USAID. Prior to joining EJN, Florence was working part-time as General Manager for Da Vinci Learning, a science and knowledge channel from Germany, and served as a Video Content Coordinator for the Indonesia Economic Forum and Indonesia Property Forum. Florence is based in Jakarta, Indonesia.
Desember 10, 2010

INDONESIA HARUS HINDARI HUTANG UNTUK REDD+

Jakarta – Presentasi yang disampaikan oleh tim Task Force REDD+ (Reducing Emission from forest Deforestation and Degradation) Indonesia dalam side event UN REDD pada Konferensi Para Pihak mengenai Perubahan Iklim ke-16 (COP UNFFCC) di Cancun Meksiko, ternyata menuai berbagai kontroversi. Salah satu pemicunya adalah keinginan Indonesia untuk memperoleh dukungan pendanaan dari institusi-institusi global, baik dalam […]

Desember 9, 2010

INDONESIA UPAYAKAN PENINGKATAN DUKUNGAN DAN PENDANAAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI CANCUN

Jakarta – Perundingan mengenai penciptaan mekanisme pendanaan global baru (New Global Fund) untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim menjadi salah satu pembahasan yang paling hangat selama hampir seminggu jalannya Konferensi Para Pihak mengenai Perubahan iklim ke-16 (COP UNFCCC), di Cancun, Meksiko, di mana konferensi tersebut telah berlangsung sejak tanggal 29 November 2010 yang lalu. Bagi […]

Desember 4, 2010

KONSERVASI LINGKUNGAN MULAI BERVISI BISNIS

Jakarta – Pembangunan berbasis hijau (Green Development) bukan sebuah wacana dan tidak mustahil untuk dikembangkan. Sebab, pola pembangunan seperti itu sudah pernah dilakukan di Indonesia. Namun berbeda dengan pemikiran awal, mengenai konservasi sebagai tanggung jawab sosial, kali ini niat pelestarian lingkungan mulai bervisi bisnis. Pendapat tersebut mengemuka saat berlangsungnya diskusi panel yang bertajuk “Public Private […]

Desember 2, 2010

KERUSAKAN EKOSISTEM LAUT PENGARUHI ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM

Jakarta – Kerusakan ekosistem laut dan pesisir disinyalir akan mempengaruhi kemampuan kawasan di sekitarnya dalam hal adaptasi perubahan iklim. Hal ini karena ekosistem laut dan pesisir memiliki posisi yang penting dalam mengurangi terjadinya dampak perubahan iklim. Beberapa ekosistem laut dan pesisir memiliki fungsi untuk mencegah kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim tersebut. “Kerusakan ekosistem […]

Desember 1, 2010

PANTAI UTARA JAWA PALING RENTAN PERUBAHAN IKLIM

Jakarta – Pantai utara Pulau Jawa merupakan wilayah yang paling rentan terhadap terjadinya perubahan iklim di Indonesia. Kenaikan muka air laut sebesar 8 mm per tahun akibat perubahan iklim menjadi penyebabnya. Kenaikan air laut itu diprediksi akan menggeser batas garis pantai di wilayah utara Jawa. Dalam jangka waktu 100 tahun, kenaikan muka air laut akan […]

November 25, 2010

KESEPAKATAN GLOBAL REDD+ DIRAGUKAN TERWUJUD DI CANCUN

Jakarta – Pembahasan mengenai pengurangan emisi melalui deforestasi dan degradasi hutan (Reducing Emission from forest Deforestation and Degradation/REDD+) diragukan mencapai kata sepakat dalam Konferensi Para Pihak mengenai Perubahan Iklim (COP UNFCCC) ke-16 di Cancun, Meksiko. Hal ini karena masih terdapat perbedaan pendapat di antara negara-negara peserta yang akan terlibat dalam konferensi tersebut. “Jika mengamati perkembangan […]

November 24, 2010

NEGARA MAJU HARUS BERANI TURUNKAN EMISI LEBIH BESAR

Jakarta – Adaptasi terhadap dampak perubahan iklim tidak dapat dihindari. Negara maju dinilai jauh lebih siap menghadapi perubahan iklim dengan kelengkapan infrastruktur dan ketersediaan dana. Upaya adaptasi akan sangat bergantung pada kemauan negara-negara maju, untuk menurunkan emisi gas rumah kacanya dengan jumlah yang lebih besar. Target pengurangan emisi negara maju saat ini dinilai tak akan […]

November 23, 2010

50 INDUSTRI SEPAKAT TURUNKAN EMISI CO2

Jakarta – Sebanyak 50 perusahaan baja dan pulp kertas menyatakan kesediaan untuk membantu pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 26 persen, yang dijanjikan Indonesia.     Untuk itu, saat ini, sebanyak 50 perusahaan dari sektor industri siap mengimplementasikan pengurangan emisi GRK yang sebagian besar berbentuk karbondioksida (CO2) tersebut. Dari 50 perusahaan tersebut, terdapat 35 perusahaan […]

November 23, 2010

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM BAGI KELAUTAN MAKIN TERASA

Jakarta – Sektor kelautan merupakan salah satu sektor yang paling rentan terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, sudah semestinya dibuat strategi agar dampak perubahan iklim terhadap sektor tersebut dapat diminimalisir, terutama di Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan lautan. Terutama memberikan perhatian yang lebih kepada dampak yang dirasakan oleh para nelayan tradisional dan masyarakat pesisir.   […]

November 19, 2010

DESAKAN UNTUK LEBIH PERHATIKAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM MENINGKAT

Jakarta – Kenaikan muka air laut sebagai salah satu dampak perubahan iklim terhadap sektor kelautan dan pesisir menjadi hal yang dikhawatirkan oleh negara-negara di dunia. Terlebih lagi bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Dibutuhkan strategi adaptasi perubahan iklim yang dapat meminimalisir dampak perubahan iklim terhadap sektor tersebut. Di Indonesia, ternyata belum ada peraturan spesifik mengenai […]