Abdul Rahman Manik: Owa siamang seperti keluarga saya
Minimnya alokasi anggaran dan penelitian ilmiah untuk memonitor populasi siamang menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan hidup siamang. Untung ada Abdul Rahman Manik.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Minimnya alokasi anggaran dan penelitian ilmiah untuk memonitor populasi siamang menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan hidup siamang. Untung ada Abdul Rahman Manik.
Kehadiran industri nikel di Pulau Obi mengubah kondisi alam dan kehidupan warga. Para perempuan ini terus berjuang mempertahankan hak dan penghidupan mereka.
Pembangunan, sampah, serta macetnya tanggul aliran air menjadi faktor-faktor penyebab meluapnya Sungai Deli. Kini Pemerintah dan warga berupaya memperbaiki dan melestarikan ikon Kota Medan...
Peran perempuan nelayan sangat besar untuk keluarga. Pusat Data dan Informasi KIARA mencatat, sedikitnya 48 persen pendapatan keluarga nelayan dikontribusikan oleh perempuan nelayan. Namun...
Sampah makanan yang berakhir di TPA akan menghasilkan gas metana yang berdampak buruk bagi lingkungan. Ketika kesadaran masyarakat sudah terbentuk, mereka akan tertarik untuk...
Setelah perjuangan panjang, 31 perempuan di Tambakpolo dan Desa Morodemak, Jawa Tengah, mendapatkan pengakuan sebagai nelayan serta kesetaraan hak.
Peladang di Kalimantan Barat, berupaya beradaptasi dengan perubahan iklim yang ikut mengubah masa tanam serta hasil panen yang didapat. Inovasi coba dicari dan dilakukan.
Proyek food estate di Kalimantan Tengah berjalan sebelum aturan dan analisis lingkungannya terbit. Prabowo Subianto dan Moeldoko berada di balik perusahaan penggarap.
Tahun 2021 baru saja usai. SIEJ merangkum berbagai isu lingkungan hidup yang mengemuka di Indonesia dan dunia sepanjang tahun lalu.
Memuat artikel...