Sebanyak 60 persen konflik manusia dan satwa di Aceh terjadi di dekat pemukiman warga dan ini memiliki kerentanan tingkat tinggi kalau tidak segera diatasi.
Selama lebih dari dua dekade, Desa Belanti, Kabupate Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan merupakan salah satu pemasok beras terbesar, sebelum desa yang memiiliki ekosistem gambut dan lahan lebak ini terendam dan tak lagi bisa diolah sejak dibangun nya sistem kanalisasi oleh perusahaan sawit.
Solo, Ekuatorial – Tingginya permintaan batu akik berimbas pada maraknya penambangan batu oleh masyarakat, baik perorangan maupun secara berkelompok. Salah satunya terjadi di hutan perbukitan Wonogiri, Jawa Tengah. Pasalnya di bukit Wonogiri inilah ditemukan batu akik dengan kualitas terbaik di dunia, yakni Fire Opal. Sayangnya penambangan tersebut mengancam kelestarian alam, karena masih menggunakan cara tradisional. […]
Manado, Ekuatorial – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengungkapkan hasil pengujian sampel air sumur milik warga Manado menunjukan bahwa sebagian besar telah tercemar. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, BLH Provinsi Sulut, Sonny Runtuwene, Jumat (27/2). “Dalam pengujian pada tahun 2014 lalu di 12 lokasi sumur penduduk yang diambil secara acak, […]
Warga Napajoring Akhirnya Punya Listrik Sendiri Wajah-wajah ceria warga Desa Napajoring, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, menyambut rombongan yang baru saja menempuh perjalanan jauh. Sedari pagi mereka sudah menunggu, bahkan bupati, para kepala dinas dan staf Pemkab Tobasa sudah menginap semalam di Nassau untuk menyiapkan segalanya. Wajar, desa terpencil ini sangat jarang di […]
Belasan warga Paliyan, Temon, Kulonprogo, Yogyakarta yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) menggalang dukungan untuk menolak rencana pembangunan bandara baru di Kulonprogo. Rencana mega proyek itu dinilai meresahkan warga karena terancam kehilangan lahan pertanian. This story also appeared in Kabar Kota [Baca selengkpanya di Kabar Kota]
Hutan mangrove di Aceh Utara mengalami penyusutan luasan yang cukup signifikan. Hal ini terjadi disebabkan oleh alih fungsi lahan yang banyak dijadikan tambak masyarakat. “Diperkirakan hanya tersisa 3000 hektar hutan lindung saat ini”, ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Utara, Eddi Sofiyan. [Baca selengkapnya di Aceh Terkini]
Jakarta, Ekuatorial — Isu kekeringan di Pulau Jawa sudah ramai dilaporkan, krisis air bersih pun menjadi isu yang kian terdengar. Sementara itu, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, sedang terancam mata airnya sebagai sumber air bersih utama oleh pembangunan Hotel The Rayja. Walikota Kota Batu sudah mengeluarkan surat perintah, Kementerian Lingkungan Hidup-KLH pun telah mengeluarkan surat […]
Aceh, Atjehpost.com —Â Ribuan hektar hutan lindung di Kabupaten Bener Meriah beralih fungsi menjadi lahan pertanian masyarakat dan mengakibatkan binatang turun ke pemukiman penduduk. Kawasan di Bener Meriah yang mayoritas hutan lindung yang beralih fungsi yakni di Kecamatan Bukit, Permata, Mesidah, Syiah Utama dan Pintu Rime Gayo. Keterangan tersebut disampaikan Kabid Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas […]
Jakarta, EnergiToday.com — Perubahan fungsi lahan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tidak terkendali. Kondisi kawasan lumbung padi di Jawa Barat itu sangat memprihatinkan. Saat ini sawah produktif di Karawang sudah tidak ada lagi dan beralih menjadi pembangunan pabrik dan perumahan. “Sangat memprihatinkan. Pembangunan pertanian di Karawang tidak memiliki grand design. Tidak memiliki pola dasar pertanian […]