Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Tag: clean water

94 artikel

Senjakala Subak Pulau Dewata

Masyarakat adat di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Karangasem, yang sebagian besar petani, bergelut dengan investasi, mempertahankan Subak, sistem pengairan yang telah menjadi tonggak dalam tradisi dan tatanan sosial yang berusia ribuan tahun.

Sumur Resapan: Sang Penyelamat Mata Air Djoebel 

Keterbatasan ketersediaan air bersih semakin meningkat di berbagai wilayah di Indonesia bahkan menurut Litbang Dirjen SDA Kementrian PUPR, kondisi ketersediaan air di Pulau Jawa kritis. Selain krisis iklim, penggunaan air tanah yang berlebihan serta buruknya pengelolaan sumber daya ini, diniliai penyebab utamanya.

Ibukota Baru: Air Bersih Akan Mengalir Jauh?

Daya dukung air secara kuantitas akan mencukupi saat kepindahan ibukota 2024 mendatang. Meski demikian, jauh ke depan sesudah kepindahan ibukota, degradasi lingkungan berpotensi menjadi ancaman bagi kualitas dan keberlanjutan ketersediaan air bersih.

Ibukota Baru: Membendung Untuk Surplus Air Bersih

Pemerintah optimistis pasokan air bersih di wilayah ibukota baru akan surplus saat kepindahan ibukota Indonesia 2024 mendatang. Pembangunan sejumlah bendungan, diperkirakan akan bisa mencukupi kebutuhan air 6 juta orang yang akan menempati wilayah baru.

Krisis Air Bersih di Ibukota Baru

Keberadaan kawasan hutan dengan lahan terluas se-Kalimantan dan curah hujan yang tinggi, berperan dalam sistem hidrologi Kalimantan Timur. Air permukaan bukan satu-satunya sumber air bersih di ibukota baru. Air hujan dan air tanah juga berpotensi menjadi sumber air alternatif untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di kawasan ibukota baru dan sekitarnya.

Orang Talang Mamak Menagih Perlindungan Negara

Ruang hidup Masyarakat Adat Talang Mamak, makin terhimpit. Pengakuan dan perlindungan pemerintah belum ada hingga wilayah dan hutan mereka sebagian besar sudah jadi bagian izin-izin perusahaan. Sementara perempuan Talang Mamak memperthankan tradisi menganyam sebagai bentuk perlawanan.

Krisis Air di Kota Kecil

Kota Ternate diperkirakan hanya bisa mencukupi kebutuhan air masyakat nya hingga tahun 2030, diprediksi mengalami krisis air bersih pada tahun 2030. Tiga faktor yang dinilai bekontribusi adalah berkurangnya daerah resapan air, meningkatnya penggunaan summor bor dan peningkatan jumpal penduduk.

Memanfaatkan Air Sungai Saat Listrik Negara Belum Tersedia

Meskipun sempat tidak dialiri oleh listrik negara, warga Dusun Candipromasan didukung oleh komunitas masyarakat setempat bergiat membangun sendiri pembangkit listrik tenaga air skala kecil, atau Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH). Dengan pembangkit ini, warga bisa memenuhi kebutuhan listrik sendiri bahkan bisa menghidupkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan.

Pembangunan Kota, Eksploitasi Air dan Pemanasan Global Terus Menggerus Jakarta

Pembangunan kota, eksploitasi sumber air tanah yang masif, pemanasan global serta rendahnya kesadaran masyarakat, menjadi faktor-faktor penyebab utama permukaan tanah Jakarta kian tergerus. Berbagai usaha dilakukan, termasuk membangun tanggul raksasa, untuk menghentikan air laut terus merambah ke permukaan. Namun tanggul raksasa tidak akan menjadi solusi, jika masyarakat tetap kurang peduli terhadap lingkungan.
Memuat artikel...

Memuat artikel...