Orangutan Tapanuli jadi korban kebrutalan pembabatan hutan di Sumatera
Orangutan Tapanuli hidup di hutan tropis dengan wilayah jelajah yang sangat sempit dan populasi yang kecil sehingga rentan terhadap tekanan besar.
Orangutan Tapanuli hidup di hutan tropis dengan wilayah jelajah yang sangat sempit dan populasi yang kecil sehingga rentan terhadap tekanan besar.
Sengketa ini lebih kompleks dibanding sekadar konflik kepemilikan tanah biasa. Penggugat mengklaim hak atas tanah adat melalui jalur hukum formal.
Dari hutan Amazon hingga negara kepulauan seperti Indonesia, keputusan di meja perundingan iklim memiliki konsekuensi langsung terhadap ruang hidup jutaan manusia.
Mahasiswa Unesa berinovasi dengan Revoplast, mengolah limbah plastik menjadi produk ekonomi yang ramah lingkungan.
Di balik narasi konservasi berbasis teknologi tersembunyi data yang getir: Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) masih berada di titik kritis menuju kepunahan.
Sekolah Adat Tunggu Tubang upaya membangun jembatan yang menghubungkan generasi muda adat Semende dengan akar leluhur.
Prof Koesnadi menegaskan lingkungan bukan sekadar sumber daya yang boleh dieksploitasi, melainkan sistem kehidupan yang harus ditata secara harmonis
Kisah perempuan Dayak Seberuang di Silit adalah mikrokosmos dari perjuangan masyarakat adat di seluruh Nusantara.
Bantuan yang dibutuhkan korban bencana Sumatera belum terpenuhi. Ada kesenjangan besar antara skala kerusakan dengan respon Jakarta