Skip to content Skip to navigation Skip to footer

Author: Hartatik

Hartatik is an editor at Suara Merdeka daily newspaper, based in Semarang City, Central Java, and has 14 years of experience as a journalist. She has an interest in covering environmental issues, climate change, LGBT, biodiversity, energy, agriculture and forestry. In 2018, she was awarded the Internews’ Environmental Journalism Network (EJN) Asia Pacific Micro-Grant to cover how the mountain communities save their water springs and adapt to climate change. In 2019, she received another micro-grant to write about the mangrove conservation effort by a village community to reduce the impacts of climate change. And in 2021, Hartatik collaborated with another female journalist on a story about how women and coffee farmers are supporting conservation of rare forest primates in Central Java.
Januari 28, 2020

Menyemai asa dari mangrove pesisir Bedono (2)

Usaha warga Desa Bedono untuk mengembalikan fungsi hutan bakau merupakan perjalanan panjang. Melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan dukungan pemangku kepentingan lainnya, termasuk merubah perilaku dan mengembangkan potensi ekowisata hutan Bakau.

Januari 27, 2020

Menyemai asa dari mangrove pesisir Bedono (1)

Berawal dari beberapa ratus bibit bakau, dan dukungan sebuah NGO Jepang, Kelompok Mangrove Bahari di Dusun Rejosari Senik, Desa Bedono, bersama masyarakat sekitar, memagari daerah pesisir mereka dengan pohon bakau, sebagai upaya mitigasi, mengatasi kenaikan air laut yang telah menenggelamkan daerah pesisir Bedono selama puluhan tahun.

Juli 12, 2018

Setelah penolakan sumur itu berlalu

Di balik Gunung Kamulyan, Kabupaten Batang, tersimpan kearifan lokal masyarakat di beberapa desa dalam menjaga dan merawat kelestarian mata air yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat di perkotaan, meskipun mereka bukan penerima utama.