Di Balik Cerah Langit Jakarta Selama Pandemi Covid-19
Ada ancaman di balik cerahnya langit Jakarta selama wabah Covid-19. Dan pemerintah diragukan mau mengantisipasi ancaman itu.
Ada ancaman di balik cerahnya langit Jakarta selama wabah Covid-19. Dan pemerintah diragukan mau mengantisipasi ancaman itu.
Warga DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi membuka data emisi Jakarta. Menjelang musim panas, warga membutuhkan keterbukaan informasi mengenai polusi udara Ibu Kota untuk antisipasi diri dan mengawal kebijakan pemerintah.
Kota Ternate diperkirakan hanya bisa mencukupi kebutuhan air masyakat nya hingga tahun 2030, diprediksi mengalami krisis air bersih pada tahun 2030. Tiga faktor yang dinilai bekontribusi adalah berkurangnya daerah resapan air, meningkatnya penggunaan summor bor dan peningkatan jumpal penduduk.
Tahun ini, Hari Lingkungan Hidup fokus pada upaya mengurangi polusi udara, yang menurut WHO, menyebabkan 7 juta kematian setiap tahun nya. Sementara di Indonesia, polusi udara menyumbang 50% gangguan kesehatan, dan 80% dari polusi berasal dari sektor transportasi.
Pemerintah Kota Palembang meluncurkan program gotong-royong yang diharapkan dapat menanggulangi permasalahan sampah di kota ini. Namun program yang telah berjalan selama tiga tahun in belum juga membuahkan hasil yang memuaskan. Pemerintah Palembang masih terus berhadapan dengan tumpukan sampah yang memenuhi sudut jalan dan beberapa sungai yang seharusnya bebas dari polusi sampah.
Pembangunan kota, eksploitasi sumber air tanah yang masif, pemanasan global serta rendahnya kesadaran masyarakat, menjadi faktor-faktor penyebab utama permukaan tanah Jakarta kian tergerus. Berbagai usaha dilakukan, termasuk membangun tanggul raksasa, untuk menghentikan air laut terus merambah ke permukaan. Namun tanggul raksasa tidak akan menjadi solusi, jika masyarakat tetap kurang peduli terhadap lingkungan.
Berawal dari sekadar hobi, Syahruddin yang menggeluti bidang geofisika selama puluhan tahun, berhasil mengembangkan Kebon Hidroponik Omega di Tangerang Selatan. Meski belum bisa memberikan keuntungan bisnis, bersama dengan istrinya, Tri Mulyani, ia menularkan model pertanian hidroponik kepada ratusan murid sekolah, dokter dan komunitas lainnya. Misi mereka, menyebarkan kebun hidroponik kepada warga perkotaan dan kampanye hidup sehat.
Tondano, Ekuatorial – Makin berkurangnya areal persawahan di Minahasa, Sulawesi Utara menurunkan produksi padi. Penyebab berkurangnya lahan sawah adalah reklamasi untuk pembangunan pemukiman baru. “Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa saat ini lahan sawah mulai berkurang sekaligus menyebabkan produksi padi menurun,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Minahasa, Revly Mambu, Senin (27/7). Dia membeberkan, beberapa sentra […]
Warga kampung Pasir Bajing, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memblokir jalan menuju kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di dekat pemukiman mereka, Selasa, 21 Juli 2015. Aksi blokade ini dilakukan warga dengan cara menutup jalan masuk dengan gunungan sampah setinggi 80 sentimeter. This story also appeared in Submitted news Akibatnya semua kendaraan […]
Memuat artikel...