Penambangan timah lepas pantai merusak ekosistem laut Bangka Belitung
Laut menjadi harapan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung, selama ratusan tahun wilayah pesisir-laut dimanfaatkan secara arif dan lestari.
Laut menjadi harapan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung, selama ratusan tahun wilayah pesisir-laut dimanfaatkan secara arif dan lestari.
Sungai Kobe yang dulunya menjadi sumber kehidupan bagi warga setempat, perlahan kini menjadi sumber bencana.
Penampakan berbagai jenis burung pernah menjadi pemandangan lumrah bagi warga di Desa Sagea. Namun kini berubah, seiring hadirnya industri pertambangan.
Menjaga alam dengan penghijauan mangrove di Pulau Kayoa, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Inisiatif warga desa yang melestarikan hutan hangrove untuk melawan abrasi.
Pemukulan terjadi saat jurnalis Malut Post Fadli Kayoa mencoba mewawancarai Sekretaris DPD I Partai Golkar Malut Arifin Djafar.
Melestarikan hutan hangrove di Desa Gane Dalam, Maluku Utara. Menanam mangrove untuk memerangi abrasi dan menjaga alam sekitar.
Tatapan Sanusi penuh gelisah ketika ia mendengar kabar pemegang kuasa akan menggusur kebunnya di kampung Gane Dalam, Halmahera Selatan.
Kehidupan nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terancam oleh pertambangan timah. Tambang berdampak negatif pada ekosistem laut.
Program USAID CCBO berhasil mengelola 6.100 ton sampah di Kota Ambon, termasuk mencegah 1.276 ton sampah plastik bocor ke lingkungan.
Memuat artikel...