Minimnya pengetahuan masyarakat dan masih lazimnya berburu anoa untuk konsumsi, membuat perlindungan terhadap spesies langka tersebut menjadi tantangan tersendiri.
Meski sudah ada peraturan pelarangan penjualan air ilegal, warga desa lereng Gunung Muria, Jawa Tengah, masih kesulitan mendapatkan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan sawah mereka. Masyarakat pun bergiat melakukan konservasi untuk menyelamatkan sumber air.
Ketika letak geografis mencapai 1000 dpl dan kondisi geologis tanah tidak mendukung untuk pengeboran sumur, warga yang bermukim di lereng Gunung Merapi didorong untuk mencari sumber alternatif air, untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka. Kontributor Iwan Purwoko melihat usaha mereka dengan lebih dekat.
Tidak lagi kesulitan air untuk bertani dan kebutuhan sehari-hari saat musim kemarau tiba, berikut kisah masyarakat Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghidupkan kembali hutan bambu sekaligus melindungi mata air mereka.
Taman Nasional Baluran menginisiasi program pembiakan banteng Jawa semialami in situ. Di tengah berbagai tantangan dan hambatan, program yang telah berusia lima tahun itu tetap diharapkan dapat menyelamatkan populasi banteng Jawa dari kepunahan. Di dalam kandang berpagar besi, Barja mengendus-endus tanah, mencari sisa rerumputan. Dia terus menempel pada induknya, Ussy. Ketika seorang penjaga alias keeper, […]
Palangkaraya, Ekuatorial โ Jepang menguji efektivitas teknologi busa untuk memadamkan gambut yang terbakar, dalam eksprimen di Posko Tim Serbu Api, Kecamatan Kalampangan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Rabu (16/9). Kerja sama tersebut melibatkan UPT Centre For International Cooperation in Sustainable Management of Tropical Peatland (CIMTROP) Universitas Palangkaraya, Universitas Kitakyushu Jepang, dan Foundation for the […]
Palangka Raya, Ekuatorial – Akibat kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Tengah, pengelola konservasi Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng mengurangi jam sekolah bagi orangutan. This story also appeared in Submitted news Menurut Koordinator Komunikasi Yayasan BOS Nyaru Menteng, Monterado Friedman, asap pekat sepekan terakhir turut mengancam ratusan orangutan dalam lokasi karantina. “Sampai hari ini belum […]
Solo, Ekuatorial – Sekitar 25 hektar kawasan puncak Gunung Merbabu terbakar. Lokasi tepatnya di lereng barat, wilayah Dukuh Bentrokan dan Denokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. โSampai saat ini masih terbakar,โ ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (21/8) pagi. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu […]
Medan, Ekuatorial – Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser menangkap dan menyita 8,5 ton getah karet curian. Penangkapan berlangsung di Jalan Sawit Sebrang, Padang Tualang, saat dua truk membawa keluar getah karet dari kawasan konservasi, pada 2 Agustus 2015, tengah malam. Sebanyak empat orang ditangkap. Mereka adalah Indra Gunawan warga Kabupaten Langkat, Robert Mortejae Munthe […]
Medan, Ekuatorial โ Penyidik pegawai Negeri Sipil (PPNS) Taman Nasional Gunung Leuser menyesalkan tak adanya kewenangan melakukan penahanan bagi mereka, terhadap pelaku pelanggaran konservasi lingkungan hidup. Akibatnya banyak pelaku bisa melenggang lolos dari penahanan, karena kepolisian tak juga mau menahan mereka. Demikian diungkapkan P Turnip, Koordinator PPNS Taman Nasional Gunung Leuser kepada Ekuatorial, Senin (29/6). […]
Bandarlampung, Ekuatorial -Taman Wisata Lembah Hijau Bandarlampung sepertinya mendapat angin segar karena setelah ke berbagai tempat minta gajah untuk menambah koleksi satwa, tak disangka-sangka Kepala Taman Nasional Way Kambas (TNWK) memberi sinyal baik untuk memberikan gajah jinaknya kepada lembaga konservasi itu. Menurut Kepala TNWK Lampung Timur, Dulhadi pada Selasa (28/4) pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk […]
DEGORONTALO โ Terumbu karang di perairan Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, yang juga termasuk dalam wilayah Teluk Tomini, kini sedang terancam. Ancaman itu adalah kerusakan terumbu karangnya, yang bisa berakibat pada penduduk di Lemito. This story also appeared in Degorontalo โKalau terumbu karang hancur, maka mengancam ketahanan pangan, yaitu kebutuhan protein, bagi lebih dari 3,000 orang […]