Benang kusut program co-firing di Indonesia
Trend Asia menilai penggunaan co-firing tidak memberi dampak signifikan pada pengurangan emisi.
Arsip topik
Kumpulan liputan, analisis, dan pembaruan terbaru dalam topik ini. Gunakan arsip ini untuk menelusuri konteks editorial secara berurutan.
Trend Asia menilai penggunaan co-firing tidak memberi dampak signifikan pada pengurangan emisi.
Target emisi Indonesia yang telah diperbaharui masih jauh dari pencapaian menekan kenaikan suhu di 1,5 derajat Celcius. Baca liputan Caroline Bulolo.
Bantuan dana Kemitraan Transisi Energi yang Adil (JETP) bisa membantu Indonesia memacu program transisi energi, tetapi para pengamat mengingatkan ada bahaya mengintai, terutama bunga...
Melalui presidensi G20 tahun ini, Indonesia harus menunjukkan kepemimpinan dalam melakukan aksi iklim dan ambisi yang lebih serius.
Pilihan terbaik untuk selamat dari krisis energi adalah memanfaatkan energi terbarukan. Namun, transisi energi tersebut bakal menempuh jalan panjang.
Menurut BRIN, Indonesia memiliki potensi besar menghasilkan hidrogen hijau. Namun bahan bakar jenis ini membutuhkan teknologi dan energi besar yang ramah lingkungan.
Hampir dua dekade setelah mereka tiba di Balangan, Kalimantan Selatan, satu per satu dari mereka di Desa Wonorejo terusir karena ekspansi batubara.
Jakarta perlu solusi jitu. Kapasitas PLTSa Merah Putih di Bantargebang masih sedikit, tak signifikan mengurangi metana—gas rumah kaca yang 25 kali menyebabkan pemanasan global...
Setelah 2030, pembangkit listrik di Indonesia hanya dibangun memakai energi baru terbarukan. Pembangkit listrik tenaga surya akan mendominasi.
Memuat artikel...