Perubahan iklim berpotensi meningkatkan risiko dan penyebaran penyakit kaki gajah
Warga Pekalongan membersihkan lingkungan dari tempat-tempat potensial pengembangbiakkan nyamuk untuk mengurangi resiko penyebaran filariasis.
Warga Pekalongan membersihkan lingkungan dari tempat-tempat potensial pengembangbiakkan nyamuk untuk mengurangi resiko penyebaran filariasis.
Kota Pekalongan merupakan satu dari sembilan kabupaten/kota endemis filariasis di Jawa Tengah. Kepatuhan warga serta faktor lingkungan berperan besar dalam upaya pencegahan penularan penyakit ini.
Inilah ‘ngereman’, cara perempuan Bangka bertahan hidup dengan meminta jatah secuil timah dari penambang, baik sukarela maupun lewat barter.
Semakin sempitnya ruang hidup yang diakibatkan deforestasi, membuat Orang Rimba semakin rentan, termasuk dalam menghadapi ancaman penyakit zoonosis malaria. Pendekatan One Health perlu segera dioptimalkan untuk mencegah wabah baru.
Kota Semarang dinilai cukup berhasil menekan kasus Demam Berdarah. Namun para ahli mengatakan perubahan iklim menghadirkan ancaman baru dan berpotensi memicu peningkatan kasus.
Minimnya alokasi anggaran dan penelitian ilmiah untuk memonitor populasi siamang menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan hidup siamang. Untung ada Abdul Rahman Manik.
Kehadiran industri nikel di Pulau Obi mengubah kondisi alam dan kehidupan warga. Para perempuan ini terus berjuang mempertahankan hak dan penghidupan mereka.
Pembangunan, sampah, serta macetnya tanggul aliran air menjadi faktor-faktor penyebab meluapnya Sungai Deli. Kini Pemerintah dan warga berupaya memperbaiki dan melestarikan ikon Kota Medan tersebut.
Studi yang melibatkan jurnalis di Pakistan, India, Indonesia, dan Filipina menggarisbawahi hambatan yang dihadapi perempuan baik sebagai jurnalis maupun narasumber media.
Peran perempuan nelayan sangat besar untuk keluarga. Pusat Data dan Informasi KIARA mencatat, sedikitnya 48 persen pendapatan keluarga nelayan dikontribusikan oleh perempuan nelayan. Namun perlindungan bagi mereka masih minim.